Phuket merupakan salah satu propinsi di Thailand yang terkenal dengan keindahan laut yang tiada tandingannya. Namun di ‘Phuket’ yang satu ini anda hanya akan merasakan keindahan rasa khas Thailand yang siap menggoyang lidah anda.

Phuket sudah berdiri dari tahun 2008. Mengambil tempat di sekitaran kota Yogyakarta, Phuket menawarkan banyak sekali jenis masakan Thailand. Tidak heran orang yang pertama kali datang berkunjung ke tempat ini, termasuk saya, bingung membolak-balikkan daftar menu yang disertai gambar-gambarnya yang menarik. Dan tentu saja yang dilakukan oleh kebanyakan orang, termasuk saya lagi, langsung bertanya kepada pelayan “Masakan apa yang khas dari resto ini?”. Akhirnya saya mendapati Thai Tea,Roti Naan dan Tom Yam-nya yang katanya menu andalan di resto ini. Tidak perlu menunggu lama, 10 menit kemudian Roti Naan sudah dihidangkan di meja saya. Roti ini hampir sama dengan rOti maryam atau yang lebih dikenal dengan roti canae. Namun roti Naan ini lebih asin daripada roti pada umumnya. Roti Naan ini juga dilengkapi dengan saus manis yang ditaburi wijen. Sehingga anda akan mendapatkan sensasi rasa asin dipadu manis di lidah anda.

Belum habis mencicipi Roti Naan, Thai Tea saya sudah datang. Thai Tea ini mungkin lebih banyak yang mengenalnya dengan nama Teh Tarik. Di kawasan Asia Tenggara, khususnya Singapore, Malaysia, dan tentunya Indonesia tidak asing dengan jenis teh yang satu ini. Di Phuket, anda akan mendapati teh tarik dalam versi yang lainnya. Jika di tempat lain teh tarik adalah campuran teh dan susu, di Phuket anda akan mendapati campuran teh dan susu ditambah aroma kayu manis.

Tak berapa lama kemudian, Tom Yam pesanan saya pun datang. Aroma rempah-rempah nan segar tercium seketika tatkala saya membuka penutup panci ukuran sedang tersebut. Benar-benar menggugah selera. Mangkuk-mangkuk kecil disediakan untuk menyantap tom yam yang masih panas tersebut. Kuahnya cukup kental dan berwarna jingga. Dan benar saja seperti dugaan saya terdapat rasa asam yang cukup kuat dan sedikit pedas dari kuah tersebut. Saya menduga rasa asam tersebut berasal dari tomat. Namun anda akan mendapati sensasi rasa yang lain. Kuah kental asam tersebut dipadukan dengan wangi rempah-rempah seperti jahe dan kunyit. Sehingga cukup membuat tenggorokan anda merasa hangat.

Isi Tom Yam ini juga tak kalah kaya-nya dengan rasa kuahnya. Mulai dari cumi, udang, jamur, hingga sayur-sayurnya dapat anda temui. Satu porsi Tom Yam Phuket ini terbilang tidak pelit. Bisa anda nikmati bersama 3 orang teman anda. Harganya pun cukup masuk akal di kantong mahasiswa. Cukup Rp 22.500,- sudah bisa menikmati Tom Yam bersama ketiga teman anda.

Selain Roti Naan, Teh Tarik, dan Tom Yam, masih ada menu lainnya yang cukup menarik seperti Sapi Masak Pedas, Cumi 3 Rasa, Ayam Bakar Phuket, dan Cap Cay Bangkok. Rasa masakan di Phuket ini hampir mendekati rasa asli Thailand, yakni asam, pedas, dan rempah-rempah. Bagi anda yang tidak suka pedas, jangan khawatir untuk mencoba datang ke Phuket. Menu-menu yang ditawarkan sudah cukup bersahabat dengan lidah orang Jawa yang lebih cenderung menyukai rasa manis. Harga yang ditawarkan pun berkisar 6 ribu hingga 27 ribu rupiah saja. Cukup bersahabat dengan kantong anda bukan?